—a good friend is someone you can count on through good and bad times—
Kucoba dengarkan seluruh keluh kesahmu, lalu kau diam
Kucoba mencerna permasalahanmu, lalu kau diam
Kucoba mencarikan solusi terbaik, lalu kau diam
Kucoba menyediakan waktu luangku, lalu kau diam
Kenapa sahabat???
Kenapa kau hanya melihat dunia dari sisi hidupmu??
Seolah dunia berputar hanya untukmu…
Pernahkah kau tanyakan kabarku??
Apa kau tau bagaimana suasana hatiku saat ini??
Aaaah berat rasanya menjalani hubungan satu arah ini…
Tapi jika memang ini yg bisa kulakukan tuk membalas semua jasamu padaku pasti kulakukan..
Karena bagaimanapun juga
Kau adalah sahabatku..
Sekarang, esok, lusa, selamanya…





Begh.. pas sekali dengan kondisi saya..
Ah, apa pula persahabatan itu?
Comment by Nazieb — March 18, 2008 @ 1:13 pm
Hmmm… Ndak semuanya seperti itu…
Comment by adit-nya niez — March 18, 2008 @ 1:42 pm
Dlam sekali * [kayae lagi kehilangan nih]
Ya ya.. jadi ingat sahabat saya… Tapi kadang musuh dan sahabat adalah 2 sisi uang logam..
Oh iya, salam kenal nggeh…
Comment by azaxs — March 18, 2008 @ 2:47 pm
sahabat saya jauh..
jauh, jauh, jauh…..
Comment by tehaha — March 18, 2008 @ 3:10 pm
ga enak ya punya temen yang nggak ngerti perasaan kita.
Comment by pink — March 18, 2008 @ 4:19 pm
walo berat, sahabat tetaplah sahabat
tetaplah menjadi sahabat yang baik
SEMANGAT..!!
menjadi orang baik itu memang susah
Comment by lakidtonk — March 18, 2008 @ 4:26 pm
Terharu baca puisinya.
Comment by Edi Psw — March 18, 2008 @ 4:28 pm
sahabat bukanlah org yg membuat kita tertawa tp sahabat adalah org yg bisa membuat kita menangis. tp menjalin persahabatan n menyatukan dua hati yg berbeda nggak semudah qta merusak hubungan itu. kepercayaan sangat dibutuhkan dlm persahabatan. sampai kapanpun sahabat sejati g aka pernah hilang dari hati qta.
Comment by Adhit — March 18, 2008 @ 4:35 pm
Andai kau menganggapku sahabat
Takkan ku seperti sahabatmu itu
AKu kan setia uk berbagi
Saat ramai atau pun sepi
Hehehehehehehehehehehe
Comment by achoey sang khilaf — March 18, 2008 @ 5:48 pm
wuih, blog lo laris abis fin
btw, boleh tau siapa yg dimaksud ?
Comment by Randi — March 18, 2008 @ 5:59 pm
persahabatan itu bisa putus layaknya hubungan pacaran gak??
Comment by ridu — March 18, 2008 @ 7:07 pm
pas banget sama suasana hati saya sekarang. pengen neriakin puisi mba ke temen saya yang rese . hohooo
Comment by missglasses — March 18, 2008 @ 7:16 pm
sang teman ini harusnya bersyukur punya teman yang mau perhatian ama dia. Cuma kok sayang disia siakan.
yang sabar yach..
Comment by Ina — March 18, 2008 @ 8:38 pm
mungkin dia lagi sibuk, mba…
Comment by niez-nya adit — March 18, 2008 @ 8:59 pm
kadang-kadang orang asing seperti sahabat sendiri….
kadang-kadang sahabat sendiri seperti orang asing…
hehehe…
Comment by siapaindra — March 18, 2008 @ 9:00 pm
hari ini 18 mar2008 aku pisah dengan sahabat, rasanya seperti ditinggal semua orang, ternyata arti pentingnya kehadiran sahabat yang aku rasa adalah pada saat dia tidak didekatku lagi.. selamat jalan sahabat semoga kita ketemulagi….
Comment by akuadanama — March 18, 2008 @ 9:01 pm
kau adalah sahabatku didunia maya…?
Comment by daeng limpo — March 18, 2008 @ 9:08 pm
salam kenal aja
Comment by taufik79 — March 18, 2008 @ 9:19 pm
Terkadang persabahatan itu dimulai dari sebuah pertengkaran…
itu yang selalu saya alami
Dari situ kita akan saling memahami dan mau berbagi, walaupun terkadang miskomunikasi, tapi insyaAllah kita semua saling mengerti…
Comment by Menik — March 18, 2008 @ 9:45 pm
kasian banget sih, masak nggak pernah diperhatikan?
simbiosis parasitisme dunk…
piss
Comment by antown — March 18, 2008 @ 10:09 pm
sahabat harus selalu membantu sahabat
Comment by annmolly — March 18, 2008 @ 10:13 pm
jadi inget sama sahabat-sahabat yang saya tinggalkan di Balikpapan dan Jakarta , semoga yang terbaik selalu terjadi pada kalian
Comment by realylife — March 18, 2008 @ 10:29 pm
Tapi terkadang susah ya cari sahabat baik itu. Apalagi kalo co dengan co.
Comment by AdityaWirawan — March 18, 2008 @ 10:50 pm
wah dia pasti orangnya pendiam
hehe
Comment by mercuryfalling — March 19, 2008 @ 7:01 am
sudah pintar, shy, pendian…pandai berpuisi lagi…wah banyak sekali kelebihanya nih…*buat ge er
Comment by indo — March 19, 2008 @ 7:54 am
duh penegn copy paste tuh kalimat diatas wkwkwkwk
Comment by vivi — March 19, 2008 @ 8:01 am
kalo sekarang lagi diem-dieman sante aja neng, kalo nanti dia balik lagi, itu baru namanya sahabat sejati.
ksih waktu sejenak, kali aja dia mo mojok bentar..
lam knal
(ngirit bgt ngtikny)
Comment by amicol — March 19, 2008 @ 8:29 am
Aslkm…hmmmm, tenTang persahabatan……renungan yg menyentuh……. nice posting
salam kenal
Comment by al abdillah — March 19, 2008 @ 8:35 am
banyak blog lg hobi mosting ttg sahabat.Fenomena apa ini?
Comment by toim — March 19, 2008 @ 8:48 am
apa kabarmu hari ini?
Comment by edy — March 19, 2008 @ 9:00 am
ah sama, saya juga lagi ada masalah sama sahabat, roommate saya yang susah untuk di mengerti
Comment by suprie — March 19, 2008 @ 9:16 am
harusnyah bisa saling pengertian yaks….
*dari tadi akuh blogwalking banyak nyang mosting tentang sahabat yaks*
Comment by Abeeayang™ — March 19, 2008 @ 9:17 am
sahabat………
bila deket kadang membuat jengkel
bila jauh membuat kangen
Comment by grand — March 19, 2008 @ 9:39 am
Waduh…sahabatannya sama patung ya? :p kasian amat
Hihi.
Comment by Donny Reza — March 19, 2008 @ 9:59 am
ahhh.. jadi inget zaman2 dulu.. pas saya sadar kalo org yg ngaku jadi sahabat saya itu ternyata cuman manfaatin doank.. hiks..
Comment by sassy — March 19, 2008 @ 10:16 am
sahabat enaknya di jadiin TTM yah hehehe
Comment by chatoer — March 19, 2008 @ 11:04 am
kalau cuma searah perhatiannya, bukan sahabat namanya. Sahabat itu saling memperhatikan. Kadang, sahabt melebihi saudara sendiri, tau kapan kita sedang dilanda ‘badai’. Sahabat bisa siapa saja, termasuk kucing juga.. hehehe..
Comment by kucingkeren — March 19, 2008 @ 11:36 am
terkadang sahabat bisa lebih dekat dari saudara kandung loh
Comment by eNPe — March 19, 2008 @ 12:09 pm
berarti dia bukanlah sahabat… bahkan bukan pula teman yang baik….
Comment by trancepass — March 19, 2008 @ 12:18 pm
SAHABAT
kau datang padaku saat kau mengeluh
kau hampiri aku saat kau sakit
kau hampiri aku saat kau butuh tempat berontak
kau hampiri aku saat kau ingin membuang marah
kau anggap aku tempat sampah ya?
wakakakkkaa
/* kaboooorrr sebelum di timpukin sendal
Comment by Jiban — March 19, 2008 @ 12:43 pm
siapa yang selalu menami saat kau menderita, dialah sabahat !!…nyasar, salam kenal..
Comment by HILMAN — March 19, 2008 @ 12:55 pm
sisters understand each other, because they share the same…..
bisa kasih bocoran ga fin???? masih ga kebaca juga
hufh,,, sering kali bersahabat ma yang lawan jenis, suka dianggep lain….
Comment by irrrr — March 19, 2008 @ 1:23 pm
hai, temen banyak tp sahabat??kadang sulit di dapat. So hargailah keberadaannya.
thanks buat kunjungan ke blok ku ya
salam kenal
Comment by ratna — March 19, 2008 @ 1:44 pm
sahabat itu memang seharusnya saling mengerti kan?
kalau sudah ada yg namanya pengertian, bisa ga masih disebut sahabat?
Comment by verlita — March 19, 2008 @ 3:22 pm
lagi bermasalah dengan seseorang (yang selama ini dianggap) sahabat kah??? sama doooong…
Comment by chic — March 19, 2008 @ 3:27 pm
Aku tidak pernah meminta balas untuk semua yang kuberi
Aku tidak menganggap itu jasa untuk sekedar senyum yang kubagi
Aku cuma bisa diam agar kamu tak ikut risauku..
Aku tak tanya kabarmu karena saat ini aku sedang ingin kamu mengerti diamku..
seandainya itu memberatkanmu..
Anggaplah aku sudah berbagi dan kamu sudah memberikan yang terbaik untukku..
Terima kasih sahabatku…
[he he.... begitu kira" jawaban puisinya..
usil banget yah, kabur ah sebelum ditimpuk paku cpu..]
Comment by Friend — March 19, 2008 @ 3:57 pm
kadang untuk memahami seseorang kita memang dibutuhkan untuk hanya diam..
Comment by stey — March 19, 2008 @ 4:33 pm
jadi, apa kabarmu fini…. (pura2nya sahabat, gitu…heheh)
long week end nih! gak ke Jogja? katanya mau masangin…
hv a nice week end!
Comment by astrid — March 19, 2008 @ 5:21 pm
jadi kangen nih ma sahabatku di sono
Comment by elyswelt — March 19, 2008 @ 6:22 pm
katanya memberi itu tak harap kembali termasuk dalam persahabatan. Dulu gw sering menanyakan sohib2 kuliahan setelah lulus kuliah, tapi mereka gk kasih respon yg sama, ketimbang nge gerundel sendiri i do the same thing
Comment by tata — March 19, 2008 @ 7:09 pm
wahhh daleeemmm banged…
sometimes aq juga sering ngerasain yg kek gitu… mo marah tp mo marah sama sapa coba??
untung masih ada teman2 yg lain yg bisa ngerti…
tp beruntung lebih banyakan temen yg baek… jadi ga sedih2 banged..
punya sahabat tanpa batas ruang dan waktu itu nyenengin banged…kaya semua sahabat2ku… wlopun cuman ketemu di dunia maya tp berarti banged…
kamu salah satu sahabat tanpa batas ruang dan waktuku hehehe *ngarep*
Comment by uNieQ — March 19, 2008 @ 7:35 pm
awww…
begitulah, persahabatan ya begitu.
gapapa deh, coba ngerti ajooo.
good luck ya, sis.
Comment by diena — March 19, 2008 @ 8:10 pm
“bercinta”lah dengan Sang Kekasih,
insya ALlah, semua makhlukNYA akan mencintai fini
Comment by kakanda — March 19, 2008 @ 8:47 pm
hmm… moga2 setelah sang sahabat baca postingan-mu yg ini, dia bisa menyadari
moga2 juga komunikasi dua arah yang dikau harepin bisa berjalan yaaaa
Comment by Yoenday — March 19, 2008 @ 8:49 pm
sahabat oh sahabat, susah nyari sahabat yang tempat,
Comment by quelopi — March 19, 2008 @ 9:18 pm
sahabat apa sahabat?? :p
Comment by OktaEndy — March 20, 2008 @ 12:14 am
Bertepuk sebelah tangan kah?? turut prihatin…
Comment by Adis — March 20, 2008 @ 9:45 am
apakah kita sudah saling memahami?
*ditimpuk*
klu itu sih namanya ’sahabat’ yang ga ‘bersahabat’…!!!
*bingung*
Comment by RhyzQ — March 20, 2008 @ 11:34 pm
Sahabat yg baik adalah teman yg selalu ada di dalam kondisi apapun. Terlebih lagi kalo kita sedang berduka, dia tidak serta merta ngacirr..
*Jabat erat sahabat sesama lubis ini*
Comment by Luthfi Izmi Lubis — March 21, 2008 @ 1:28 am
Fini..
Saat ini sahabat2ku pun mencoba “menolongku”, tapi aku tetap diam..
Bukan karena aku tak mengganggap mereka sahabatku,tapi aku merasa mereka telah membantuku dengan maksimal, hanya saja aku pribadi yang “menolak” untuk ditolong, karena masalahku terlalu berat untuk mereka pedulikan..
Ughh… pathetic bgt yakk?!?!
Tapi saat hatiku sudah bisa melihat dunia tidak dari sisiku semata..Aku pasti menanyakan kabar sahabatku..
Fini, maaf ya jadi curhat..
Aku hanya lg feeling blue..
Butuh sharing.. ^_^
Comment by nugrahani — March 22, 2008 @ 9:50 am
halloo sahabat..!!!
Comment by waterbomm — March 22, 2008 @ 10:11 pm
haloww..sahabat menyapa neh
Comment by noersam_cahpo — September 3, 2008 @ 3:14 pm